Sunday, December 11, 2011

Suami , Surgawi atau Neraka bagi istri ?








Suami dalam bahasa Arab " zauj" , karena ia berkewajiban untuk menggauli isteri nya agar mempunyai penerus/keturunan. ia ( suami) disebut juga dengan ba'l , karena wanita yang sudah menjadi istrinya hidup setia kepadanya.



Suami disebut juga dengan Qarin, karena ia harus melindungi istrinya untuk hidup tentram , salimg menyintai, dan mengasihi serta saling mecintai yang populer sekarang ini dengan istilah sakinah, mawaddah, wa rohmah (QS Ar- Rum 30:21)


Sebaliknya bila suami tidak bisa menggauli istrinya maka kehidupan neraka akan menimpa istrinya didunia ini juga, denikian juga bila seorang istri tidak setia kepada suaminya maka syaitan dengan mudah menjerumuskan kedalam kemaksiatan yang akan mengiringnya kedalam Neraka jahanam (QS Al-Hijr 15:39).


Demikan juga seorang suami yang tidak bisa menemani istrinya dalam waktu yang cukup dapat membuat istrinya merana.



Wanita /Istri meninggal dan suaminya ridho , maka ia masuk surga ( Al-Turmudzi, Alth-Thabrani dalam Al-Kabir, ah-Hakim dalam Al-Mustadrak dari Ummu Salamh r.a dan Kanzul-Umal. Juz XV1/45156)


Wahai kaum wanita bertaqwa lah kepada Allah Swt dan mintalah keridhoan suami kalian, karena jika wanita tersebut mengetahui hak suaminya pasti ia senantiasa menyiapkan makan pagi dan malamnya ( Abu Nu'aim dari Ali ra
dan Kanzul-Umal, Juz XV1 hal 44816).


Apabila seorang suami menhendaki kebutuhannya dari istrinya , biarpun istrinya sedang masak harus tetap melayani kebutuhan suaminya. (Al-Khathib dalam At-Tarikh dari Thalq bin Ali ra, Kanzul-Umal Juz XV1/44836).


Apabila seorang suami mengajak istrinya ketempat tidur, lalu semalaman ia marah terhadap istrinya ,maka Malaikat mengutuk hingga waktu Subuh ( Ahmad bin Hanbal dalam Musnad nya, Al Bukhari, Muslim, Abu Daud, dari Abu Hurairah ra dan Kanzul-Umal, Juz XV1 44792)).


Dari Sabda Rasulullah Saw diatas , dapat kita petik pelajaran sebagai berikut:


1, Suami merupakan surga bagi istrinya ,apabila ia mampu menggauli istrinya dengan kecintaan dan keridhoan 
semata-mata hanya untuk mencari keridhoan Allah Swt.


2.Seorang istri harus senantiasa takut berbuat dosa yang akan menyeretnya kepada hukuman Allah Swr yang Maha waspada dan senantiasa mengawasi kehidupannya.


3. Seorang istri harus berupaya melayani kebutuhannya suaminya sampai0sampai ia tidak boleh berpuasa vafal 
jika suami tidak mengijinkannya.


4. Seorang istri hanya diijinkan berdandan dan menggunakan alat kecantikan dengan maksud untuk menjaga -
kehormatan suaminya dan menambah kecintaan suaminya.




2 comments: