Thursday, March 1, 2012

Pengertian dan Tujuan Ilmu Budaya Dasar ( Ruang Lingkup )

Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa inggris The Humanities, dan berasal dari bahasa latin Humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus.
Dengan mempelajari The Humanities, diharapkan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa The Humanities berkaitan dengan nilai – nilai manusia sebagai Homo Humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi Humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu The Humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.


‘Ilmu Budaya Dasar berbeda dengan Pengetahuan Budaya. Pengetahuan Budaya mengkaji masalah nilai nilai manusia sebagai makhluk berbudaya ( Homo Humanus ). Sedangkan Ilmu Budaya Dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep – konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah masalah manusia dan budaya.
Latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara dana masayarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut :
Ø  Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai macam aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan ( primodial ) kesukuan dan kedaerahan.
Ø  Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan penggeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusia pun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembeturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
Ø  Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologimenimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan nilai tata budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhdap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi – segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
Tujuan  Ilmu Budaya Dasar
§  Mengenal lebih dalam dirinya sendirimaupun oranglain yang sebelumnya lebih dikenal luarnya saja
§  Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup
§  Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain
§  Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia
§  Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada disekitarnya dan ikut mengembangkan budaya bangsa serta melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita yang luhur nilainya
§  Tidak jatuh kedalam sifat sifat kedaerahan ataupun kekotaan.

Ruang Lingkup  Ilmu Budaya Dasar
         i.            Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing – masing jaman dan tempat
       ii.            Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( The Humanities ), baik dari segi masing masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.

No comments:

Post a Comment