Monday, December 9, 2013

Our Adventure Towards Glodok #Part1



Tiga minggu yang lalu tepatnya pada hari kamis, aku menemani pacarku (Reno Agusta) pergi ke Glodok untuk membeli komponen project mikroprosesor. Kami berangkat dengan kereta api commuter line dari Stasiun Bekasi sampai Stasiun Jakarta Kota. Sebelum kami berangkat, kami bertanya-tanya pada teman-teman kami yang sebelumnya sudah pergi kesana. 

Aku mendapat petunjuk dari temanku yang bernama Mufid, meskipun petunjuk jalan yang diberikan olehnya masih amat sangat meragukan bagiku, eeemmmh tidak terbayang sedikitpun jalan yang sudah di beritahukan itu, tapi kami tetap nekad berangkat kesana berdua. 


Kami berdua ini orang yang buta jalan, meskipun aku sudah sering jalan jalan di Jakarta, tapi tetap saja aku tidak bisa menghafal jalan di Ibu Kota kita itu. Apalagi pacarku yang jarang sekali keliling kota Jakarta. Teman – temanku bilang, Glodok itu tidak jauh dari Stasiun Kota, hanya sekitar 10 – 15 menit berjalan kaki menuju kesana.

Akhirnya kami mengikuti petunjuk yang diberikan oleh teman – temanku itu, sesampainya kami di Stasiun Jakarta Kota, kami memutuskan untuk berjalan kaki kesana. Tapi kami ragu, akhirnya kami bertanya pada seorang pedagang rujak didepan Stasiun. 

“Pak, dari sini ke Glodok kalau jalan kaki arahnya kemana ya pak?” Tanya pacarku pada bapak penjual rujak. “Oh naik angkot 08 aja mas” sahut pria berkemeja yang duduk disamping penjual rujak. “Dari sini lurus aja trus nanti ke kiri ya, deket kok 15 menit kalau jalan kaki” jawab bapak penjual rujak. Akhirnya, kami berdua coba mengikuti petunjuk dari bapak penjual rujak itu.


                                                                                      ~BERSAMBUNG~

No comments:

Post a Comment